
Foto: Jusuf Kalla. ©2014 Zippy Share
Reporter: Rendy Saputra
Zippy Share - JK Soal Iklan Malaysia Hina TKI: Tidak Etis, Harus Minta Maaf | Malaysia kembali mengusik Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Kali ini, sebuah iklan yang dinilai melecehkan para pekerja rumah tangga asal Indonesia kembali tersebar. Iklan robot pembersih tersebut secara terang-terangan menyarankan untuk memecat TKI dan menggantinya dengan robot.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, iklan tersebut tidak etik. "Itu kan iklan, berarti ingin menarik perhatian. Komersial tapi tidak etis," tegas JK di kantornya, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (4/2).
JK menegaskan, pemerintah sudah meminta penjelasan terkait iklan tersebut kepada perusahaan pembuat robot pembersih, Robovac, melalui KBRI di Malaysia. JK pun meminta perusahaan tersebut harus menarik iklan dan meminta maaf.
"Ya kita baru minta penjelasan lebih lanjut. Kita tidak bisa bertindak hanya iklan seperti itu saja. Harus tarik saja, harus minta maaf. Kita tidak bisa mengontrol. Etikanya saja yang salah," tutur JK.
Kejadian iklan yang dinilai melecehkan tenaga kerja asal Indonesia sempat terjadi sebelumnya. Iklan tersebut melakukan potongan harga bagi konsumen yang menyewa jasa asisten rumah tangga asal Indonesia.
"Oh itu malah kita minta selesaikan. Malaysia kan pernah kita moratorium. Kalau perlu hentikan, hentikan. Waktu-waktu 3,4,5 tahun hentikan," ucap JK.
Iklan yang disebar oleh perusahaan pembuat robot pembersih, kembali mempertegang hubungan antara Indonesia dengan Malaysia. Iklan tersebut menyarankan untuk memecat tenaga kerja asal Indonesia dan menggantinya dengan robot.
Seperti diketahui, pariwara cetak ini pertama kali dibagikan oleh pengguna Facebook bernama Okina Fitriani. Dia mengaku menemukan iklan yang merendahkan tersebut di area Mal Encorp Strand, Petaling Jaya, Selangor akhir pekan lalu. Temuan itu segera dilaporkan kepada Staf KBRI Kuala Lumpur Happy Muhardy.
Iklan standing banner berbahasa Inggris itu isinya sangat mengganggu perasaan warga negara Indonesia. Bila diterjemahkan bebas, maka artinya adalah 'Gunakan produk RoboVac, pecat pembantu Indonesia anda sekarang'.
Perusahaan ini memproduksi robot yang bisa membersihkan lantai dan kolam renang. Robovac Malaysia beralamat di Red Carpet Avenue, Kota Damansara, Petaling Jaya, Kuala Lumpur.
0 Komentar untuk "JK Soal Iklan Malaysia Hina TKI: Tidak Etis, Harus Minta Maaf"