
Foto: Residivis ditembak polisi. ©2014 Zippy Share
Reporter: Heru Gustanto
Zippy Share - Residivs Curanmor Berjimat Tewas Didor Polisi | Buron kasus pencurian motor (curanmor) di Kota Surabaya, Jawa Timur tewas di tangan anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Sabtu (2/8). Meski membawa jimat keselamatan, residivis yang tercatat pernah beraksi di 39 lokasi itu tetap tak bisa lolos dari maut saat petugas menembaknya.
Pelaku bernama Abdul Rohman (26), warga Dusun Ja'ah, Kecamatan Tragah, Bangkalan, Madura. Tersangka bersama lima rekannya yang mengendarai tiga kendaraan bermotor dihadang oleh petugas di Jalan Kedung Baruk usai melintasi Jembatan Suramadu menuju Surabaya pada Sabtu (2/8) dini hari.
Menurut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Setija Junianta, pelaku juga diburu dalam kasus yang sama pada waktu bulan puasa Ramadhan tahun ini. Namun, saat hendak dibekuk petugas, tersangka yang kebetulan bersama lima rekannya justru menyerang petugas dengan pisau. Sementara lima rekan pelaku yang kini juga sudah ditetapkan sebagai buron berhasil kabur.
"Mengetahui dibuntuti petugas, lima rekan tersangka kabur. Sedangkan tersangka justru turun dari kendaraannya dan menyerang petugas dengan pisau penghabisan," kata Setija di Mapolrestabes Surabaya.
Dalam situasi bahaya, setelah memberi tembakan ke udara sebagai peringatan, petugas menembak sebanyak tiga kali ke arah dada tersangka. Pelaku langsung tewas.
"Saat diberi tembakan peringatan, tersangka tak mengindahkan peringatan itu, justru menyerang membabi buta ke arah petugas. Tak mau mengambil risiko, petugaspun memuntahkan tiga tembakan ke arah dada tersangka," ujar mantan Kapolres Sidoarjo itu.
Saat ini, jenazah tersangka sudah dievakuasi di Kamar Mayat RSUD dr Soetomo Surabaya. "Tersangka adalah residivis dan sudah puluhan kali masuk Polrestabes Surabaya. Dari catatan kami, di tahun 2012, terhitung ada 28 TKP dan tahun 2014 ini ada 11 TKP," papar Setija.
Selain itu, pada pertengahan bulan puasa kemarin, tersangka terlibat perampasan kendaraan bermotor di kawasan MERR dan membacok korbannya. "Pada keesokan hari-nya, korban tewas akibat sabetan senjata tersangka. Selanjutnya, tersangka ditetapkan sebagai DPO (buron)" jelasnya.
"Mencermati kasus curanmor yang masih marak itu, khususnya di tempat sepi dan tempat-tempat tertentu yang rawan kejahatan, kami terus meningkatkan kewaspadaan baik jelang maupun pasca-lebaran," sambung dia.
0 Komentar untuk "Residivs Curanmor Berjimat Tewas Didor Polisi"